i
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Kuliner Masakan Tradisional

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 70
Join date : 19.05.10

PostSubyek: Kuliner Masakan Tradisional   Tue May 25, 2010 2:12 am



Masakan Indonesia mencerminkan keanekaragaman masyarakat yang
menghuni sekitar 6.000 pulau yang membentuk negara Indonesia.
Mungkin sebenarnya tidak ada satu bentuk tunggal "masakan Indonesia",
tetapi lebih kepada, keanekaragaman masakan regional yang dipengaruhi secara
lokal oleh Kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing.



[size=18]Sepanjang sejarahnya, Indonesia
telah terlibat dalam perdagangan dunia berkat lokasi dan sumber daya alamnya.
Teknik memasak dan bahan makanan asli Indonesia
berkembang dan kemudian dipengaruhi oleh seni kuliner India,
Timur Tengah, China,
dan akhirnya Eropa. Para pedagang Spanyol dan Portugis
membawa berbagai bahan makanan dari benua Amerika jauh sebelum Belanda berhasil
menguasai Indonesia.
Pulau Maluku yang termahsyur sebagai "Kepulauan Rempah-rempah", juga
menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia
kepada seni kuliner dunia. Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia
mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia.




Masakan Sumatera, sebagai contoh, seringkali
menampilkan pengaruh Timur Tengah dan India, seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging
dan sayurannya, sementara masakan Jawa berkembang dari teknik memasak asli
nusantara. Unsur budaya masakan China dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. Masakan seperti bakmi, bakso, dan lumpia telah
terserap dalam seni masakan Indonesia.




Beberapa jenis hidangan asli Indonesia
juga kini dapat ditemukan di beberapa negara Asia.
Masakan Indonesia
populer seperti sate, rendang, dan sambal juga digemari di Malaysia
dan Singapura. Bahan makanan berbahan dasar dari kedelai seperti variasi tahu
dan tempe, juga sangat populer. Tempe
dianggap sebagai penemuan asli Jawa, adaptasi lokal dari fermentasi kedelai.
Jenis lainnya dari makanan fermentasi kedelai adalah oncom, mirip dengan tempe
tapi menggunakan jenis jamur yang berbeda, oncom sangat populer di Jawa Barat.





Makanan Indonesia
umumnya dimakan dengan menggunakan kombinasi alat makan sendok pada tangan
kanan dan garpu pada tangan kiri, meskipun demikian di berbagai tempat (seperti
Jawa Barat dan Sumatra Barat) juga lazim didapati makan langsung dengan tangan
telanjang. Di restoran atau rumah tangga tertentu lazim menggunakan tangan
untuk makan, seperti restoran seafood, restoran tradisional Sunda dan Padang,
atau warung tenda Pecel Lele dan Ayam Goreng khas Jawa Timur. Tempat seperti
ini biasanya juga menyajikan kobokan, semangkuk air kran dengan irisan
jeruk nipis agar memberikan aroma segar. Semangkuk air ini janganlah diminum;
hanya digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan
menggunakan tangan telanjang. Menggunakan sumpit untuk makan lazim ditemui di
restoran yang menyajikan masakan China
yang telah teradaptasi kedalam masakan Indonesia
seperti bakmie atau mie ayam dengan pangsit, mie goreng, dan kwetiau goreng (mi
pipih goreng, mirip char kway teow).






Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://indonesia.forumo.biz
 
Kuliner Masakan Tradisional
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Tempat-tempat Wisata & 100 Kuliner di Jakarta
» UUD NEGARA REPUBLIK CINTA TAHUN 2009
» Cara Merebus Daun Pepaya Agar Tidak Pahit
» Sambusak, Ta'jil Favorit di Arab Saudi
» Yang perlu diketahui dari Rematik

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Indonesia the other face :: Sumber daya alam-
Navigasi: